Rumah

Welcome!


"Terima kasih, Anda telah berada di beranda rumah Shopfloor Improvement Specialist, disinilah tempat berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang penerapan 5R sehari-hari". "Mengapa 5R?" ...adalah dasar dalam membangun industri yang mampu bersaing dan mewujudkan cita-citanya menjadi perusahaan yang lebih baik dari segi mutu produk dan pelayanannya (Better Quality), pengiriman produk atau pelayanan yang tepat waktu (Faster Delivery) dan operasional...

Read More

Followers

Showing posts with label Small Group Activities. Show all posts
Showing posts with label Small Group Activities. Show all posts

Friday, July 31, 2009

2. Pengenalan 5R : 5. Daftar Area Kritis

Lembar berukuran A4 berupa tabel ini dibuat untuk membantu Leader/Fasilitator Area 5R dalam mengelola improvement yang berada di zona tanggung jawabnya. Tujuannya untuk mempermudah di dalam pengelolaannya dan setiap anggota bisa mengakses informasi perkembangan di AKK-nya (Aktivitas Kelompok Kecil). Lembar Daftar Area Kritis ini dipampang di Papan Informasi Aktivitas 5R.

Gambar 2.5 : Formulir Daftar Area Kritis.

Keterangan Gambar 2.5 :
  • Area : Nama atau nomer identifikasi area 5R.
  • Leader : Nama leader area 5R.
  • No. : Nomer urutan masalah yang ditemukan di area ini.
  • Tanggal : Saat masalah ditemukan atau saat pemotretan.
  • Penemu : Nama orang atau inisial dari orang yang menemukan masalah di area ini.
  • Sub Area : Identifikasi area tanggung jawab sub area 5R, yang seharusnya adalah wilayah tanggung jawab perorangan.
  • Masalahnya Apa? Deskripsi dari masalah yang ditemukan di area ini.
  • Foto No. : Nomer foto atau nomer urutan masalah yang tertulis di poster "Foto Identifikasi Masalah (Area Kritis)", biasanya nomer ini bernomer sama dengan nomer urut di "Daftar Area Kritis".
  • Tindakan : Rencana aktivitas improvement berupa perbaikan atau pencegahan dari masalah yang ditemukan di area ini.
  • Rencana : Tanggal improvement yang direncanakan.
  • Realisasi : Tanggal realisasi dari improvement yang telah direncanakan.
  • KAIZEN : Apabila telah mendapatkan verifikasi dan persetujuan dari Promotor, maka area 5R ini akan diberikan sebuah nomer KAIZEN. Sebaliknya apabila improvement ini bukan KAIZEN, maka tuliskan berupa tanda centang di kolom "Tidak".

    Catatan :
    * Perbaikan adalah tindakan mengembalikan ke kondisi standarnya.
    * Tindakan berupa perbaikan adalah bukan KAIZEN.
    * KAIZEN adalah improvement yang berkesinambungan berupa tindakan PENCEGAHAN, MENYEMPURNAKAN dan IDE atau DISAIN BARU dari yang pernah ada.

Thursday, January 1, 2009

Kisah Tiga Biksu


Seorang Biksu muda yang hidup sederhana dalam suatu kuil di atas bukit. Tugasnya sehari-hari adalah memanggul dua buah ember berisi air ke atas bukit. Ia mencoba untuk berbagi pekerjaan dengan Biksu yang lain, dengan membawa sebatang kayu yang panjangnya hanya cukup untuk membawa sebuah ember. Kedatangan seorang Biksu ketiga justru membuat keadaannya menjadi setiap orang mengharapkan orang lain akan melakukan pekerjaan sehari-harinya. Akibatnya, tak seorangpun mau mengambil air meskipun semua orang kehausan.

Pada malam harinya, seekor tikus yang mencuri dengan memakan batang lilin yang sedang menyala, kemudian menjatuhkan lilin tersebut yang mengakibatkan kuil terbakar. Semua Biksu-biksu itu akhirnya bersatu dan bersama-sama berusaha untuk memadamkan api. Sejak saat itu mereka memahami kata pepatah tua "bersatu adalah kekuatan" dan mulai untuk hidup dalam kehidupan yang harmonis. Kuil tidak pernah kekurangan air lagi.

Film "Three Monks" ini didasari oleh pepatah Cina di masa lampau "Seorang Biksu akan memanggul dua buah ember beirisi air, dua Biksu akan berbagi beban dengan hanya membawa sebuah ember berisi air, tetapi menambahkan orang ketiga justru menjadi tak seorangpun yang ingin mengambil air."

"Kisah tiga Biksu"

Wednesday, December 24, 2008

7.3 One-Point Lessons

One-Point Lessons (OPL) adalah presentasi secara visual dan singkat yang memberikan penjelasan dalam satu poin.

Tujuan OPL adalah sebagai berikut :
  • Mempertajam pengetahuan yang berhubungan dengan pekerjaan dan keterampilan dengan mengkomunikasikan informasi mengenai suatu masalah spesifik dan improvement.
  • Mudah dalam berbagi informasi penting secara sesaat tepat pada saat diperlukan.
  • Meningkatkan kinerja kelompok.
Karakteristik dari OPL adalah:
  • Presentasi secara visual singkat pada satu poin
  • Penjelasan secara rinci pada satu atau dua halaman
  • Didukung oleh diagram, foto, atau gambar
  • Dibuat dan digunakan pada poin kebutuhan
Tiga jenis OPL dengan masing-masing memiliki tujuan yang berbeda:
  1. Pengetahuan Dasar
  2. Improvement
  3. Kasus Gangguan

1. Pengetahuan Dasar

OPL untuk mengisi kesenjangan pengetahuan. Memastikan bahwa anggota kelompok memiliki pengetahuan yang diperlukan dalam melakukan pekerjaannya atau berpartisipasi di dalam kegiatan improvement.

Gambar 7.3.1.1 : Contoh Pengetahuan Dasar.

Gambar 7.3.1.2 : Contoh Pengetahuan Dasar.

2. Improvement

OPL berupa ringkasan penjelasan dari konsep, isi, dan hasil improvement yang dihasilkan dari suatu kegiatan kelompok. Untuk membantu kelompok lain dalam membuat improvement serupa.

Gambar 7.3.2.1 : Contoh Improvement.

3. Kasus Gangguan

OPL yang menggunakan contoh nyata dari kerusakan, cacat, dan kejanggalan lainnya yang menggambarkan bagaimana mengidentifikasi dan / atau menghindari masalah di tempat kerja.

OPL yang paling efektif bila disajikan segera setelah terjadi masalah, ketika masalah tersebut masih segar dalam ingatan semua orang.


Gambar 7.3.3.1 : Contoh Kasus Gangguan.

Berbagai contoh penerapan OPL di area-area berikut ini :
Mutu – Quality
  • Material cacat atau produk cacat
  • Penyebab dan pencegahan terhadap cacat
  • Spesifikasi dari material atau produk
  • Metode untuk mencari dan menemukan kejanggalan pada peralatan dan material
Persediaan – Inventory
  • Spesifikasi pengendalian persediaan bahan
  • Spesifikasi pengendalian persediaan produk
Peralatan produksi – Equipment operation
  • Pergantian proses/ produk – Changeovers
  • Urutan startup
  • Pengamatan dan metode inspeksi
  • Shutdown dan urutan lockout / tagout
  • Prosedur pembersihan dan perawatan
Keselamatan – Safety
  • Metode penghentian darurat
  • Standar keselamatan penggunaan peralatan dan pengoperasian mesin
  • Metode yang handal untuk mencegah kecelakaan
Pemeliharaan – Maintenance
  • Prosedur pembersihan
  • Prosedur penyesuaian – Adjustment
  • Prosedur inspeksi
  • Prosedur pelumasan
Inspeksi – Inspection
  • Metode inspeksi
  • Spesifikasi penerimaan pada saat inspeksi
  • Spesifikasi produk yang akan diinspeksi
Peralatan Improvement
  • Daftar periksa
  • Diagram sebab-akibat
  • Grafik kendali
  • Label merah
Setiap saat para pekerja membutuhkan informasi penting untuk melakukan pekerjaannya, OPL dapat menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan informasi tersebut.

About Us

Mengawali tahun 2000 sebagai konsultan senior, Cakra telah menfasilitasi penerapan-penerapan ‘Shopfloor Improvement’ di berbagai kelompok industri baik lokal maupun internasional di Indonesia. Seluruh kegiatannya selalu dimulai dengan memfasilitasi Penerapan 5R di pabrik, di bengkel, di gudang, di laboratorium, di kantor atau di perusahaan jasa.

S I K A T I N ®

Get In Touch